Tampilkan postingan dengan label Materi Ajar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Materi Ajar. Tampilkan semua postingan


Bismillahirrahmanirrahiim..

Ketemu kembali semuanya.

Kali ini kita akan membahas sedikit tentang Struktur Bahasa Pemrograman Awal.
Ada 3 (tiga) bagian utama dalam penulisan kode Pascal, yakni Kepala/Header, Statetement, Penutup/Akhir.

Judul Program

Judul program digunakan untuk mengidentifikasikan nama program yang dibuat. Untuk penulisan judul program sifatnya optional jadi boleh dicantumkan atau tidak, namun untuk keperluan identifikasi lebih baik judul ada dan diberi nama sesuai dengan tujuan program. Nama program diawali dengan kata Program, sebagai kata baku dalam Pascal, diikuti dengan nama program atau identifier. 

Aturan pemberian nama identifer, dalam hal ini termasuk judul program adalah sebagai berikut.
1. Nama identifier harus dimulai dengan karakter huruf alfabet a-z atau A-Z.
2. Setelah karakter pertama, dapat dilanjutkan dengan karakter afanumerik (angka maupun huruf)
dan underscore (_).
3. Dalam penulisan identifier tidak boleh menggunakan karakter-karakter berikut ini.
~ ! @ # $ % ^ & * ( ) + ` - = { } [ ] : " ; ' <> ? , . / |
4. Tidak boleh menuliskan identifier dengan nama yang sama pada kata kunci dari Pascal, seperti and, array, begin, case, const, div, do, downto, else, end, file, for, forward, function, goto, if, in, label, mod, nil, not, of, or, packed, procedure, program, record, repeat, set, then, to, type, until, var, while, with
5. Jika ingin tetap digunakan, maka kata tersebut harus dirangkai dengan kata/karakter yang lain.
Misal program_if, begin1.

Berikut ini contoh pemberian nama Progam yang benar.
  Program LuasLingkaran;
  Program Luas_Lingkaran
  Program Luas2;
  Program L_uas;

Berikut ini contoh nama program yang salah
  Program Luas Lingkaran;
  Program Luas-Lingkaran;
  Program Luas^Lingkaran.
  Program 2Luas;



Deklarasi Program

Sebagaimana dalam algoritma, bagian deklarasi adalah bagian persiapan di mana semua hal yang diperlukan oleh program pada bagian deskripsi didefinisikan di sini. Yang termasuk dari bagain deklarasi adalah sebagai berikut.
1. Unit, yaitu fungsi-fungsi tambahan dari Pascal, cara memanggilnya adalah dengan menggunakan kata kunci Uses.
Sebagai contoh pada program di atas adalah penggunaan Uses crt.Uses crt diperlukan karena kode program menggunakan perintah clrscr untuk membersihkan layar. Perintah ini disediakan oleh unit crt.
2. Konstanta, yaitu suatu nilai yang besarnya tetap (konstan) selama program dijalankan
3. Deklarasi Variabel, yaitu identifer atau nama-nama untuk menyimpan nilai beserta dengan tipe datanya.
4. Deklarasi Tipe data baru yang didefinisikan oleh programmer
5. Prosedur dan fungsi


Bagian Pernyataan/Statement


Pada bagian ini dituliskan urutan-urutan instruksi yang perlu dieksekusi oleh program. Aturan penulisan;
1. Bagian program inti diawali dengan Begin(tanpa diikuti tanda baca) dan diakhiri dengan End (diikuti tanda titik (.) )
2. Dalam Pascal penggunaan huruf besar dan kecil tidak dipermasalahkan (tidak sensitive-case)
3. Untuk setiap perintahatau pernyataan, diakhiri dengan titik koma (;), boleh ada lebih dari 1 pernyataan dalam tiap baris.


Contoh:
Pernyataan1;
Pernyataan2;
Boleh juga dituliskan
Pernyataan1;Pernyataan2;

4. Jika ada struktur percabangan (kondisi bersyarat) atau perulangan dengan lebih dari satu
pernyataan, diawali dengan begin dan diakhiri dengan end dan titik koma (;)
Contoh:
If (kondisi) then
 Begin
  Pernyataan_If1;
  Pernyataan_If2;
 End;

Jika pernyataan dlam struktur hanya satu saja maka Begin dan End boleh dihilangkan 
    If (kondisi) then
     Pernyataan_If1;


5. Komentar dituliskan di antara tanda kurung {}
Contoh :
    Program Luas_lingkaran;  {Program ini menghitung luas lingkaran}
    uses crt;
    var
       r : integer;
       L : real;

Tulisan “Program ini menghitung luas lingkaran” tidak akan tercetak pada program yang sudah jadi, karena diletakkan di antara kurung { } maka ini hanya sebagai komentra untuk
menerangkan bagian Judul mengenai apa tujuan program. Hal ini memudahkan orang lain
untuk memahami atau mengedit program tersebut.


Contoh 3 :
Program Menghitung Luas Segitiga





*** SELAMAT BELAJAR, SEMOGA MENAMBAH PENGETAHUAN ***








Mata Pelajaran : Pemrograman Dasar
Kelas : X (TKJ & Multimedia)
KD.3.2 : Memahami Perangkat Lunak Bahasa Pemrograman
KD.4.2 : Melakukan Instalasi Bahasa Pemrograman
Materi Pokok : Perangkat Lunak Bahasa Pemrograman


Video Langkah-langkah Instalasi Bahasa Pemrograman (Free Pascal) :





sumber gambar : google.com
Sekilas Tentang HTML



HTML (Hypertext Markup Language) adalah suatu Bahasa digunakan untuk menulis halaman web. HTML dirancang untuk digunakan tanpa tergantung pada suatu platform tertentu (platform independent). Dokumen HTML adalah suatu dokumen teks biasa, dan disebut sebagai markup language karena mengandung tanda-tanda (tag) tertentu yang digunakan untuk menentukan tampilan suatu teks dan tingkat kepentingan dari teks tersebut dalam suatu dokumen.

Pada dokumen HTML yang termasuk system hypertext, kita tidak harus membaca dokumen tersebut secara urut dari atas ke bawah atau sebaliknya, tetapi kita dapat menuju pada topic tertentu secara langsung dengan menggunakan teks penghubung yang akan membawa anda ke suatu topic atau dokumen lain secara langsung.

HTML adalah merupakan pengembangan dari standar pemformatan dokumen teks yaitu SGML (Standard Generalized Markup Language). Sejak awal perkembangan sampai sekarang ini telah tersedia bermacam-macam level (versi) HTML, ada HTML level 1.0, HTML 2.0, HTML 3.0 dan HTML 4.0


Video Pengenalan HTML



Mengenal Bahasa Pascal
Dalam buku Pemrograman Dasar ini, digunakan bahasa Pemrograman Pascal. Mengapa Pascal? Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahasa pemrograman Pascal, selanjutnya disingkat bahasa Pascal, adalah salah satu bahasa tingkat tinggi, yang menggunakan perintah-perintah sebagaimana bahasa sehari-hari. Dalam Bahasa Pascal digunakan perintah-perintah seperti read, write, pernyataan if then, while do, repeat until, begin,end, dan sebagainya yang dimengerti oleh kebanyakan orang, sehingga menjadi bahasa Pascal mudah dipelajari, khususnya untuk mengenalkan pemrograman, melatih kemampuan algoritma dan pemecahan masalah. Bahasa Pascal pertama kali dirancang oleh Profesor “Niklaus Wirth” dari Technical Uneversity di Zurich, Switzerland pada tahun 1971. Nama Pascal sendiri terinspirasi nama seorang matematikawan Perancis, Blaise Pascal yang pertama kali menciptakan mesin penghitung. Bahasa Pascal kala itu dikembangkan untuk memudahkan para mahasiswa dalam mempelajari pemrogaman secara sistematis.


Mengenal Tools/Framework Pengembangan Program
Seperti yang telah disampaikan sebelumnya bahwa Pascal termasuk bahasa pemrogaman
tingkat tinggi sehingga dibutuhkan sebuah compiler atau tools pengembang yang berfungsi
menterjemahkan bahasa kedalam bahasa yang dimengerti komputer.
Beberapa compilerPascal diantaranya GNU Pascal, Free Pascal, Dev Pascal dan Turbo Pascal, dan Delphi.Dari beberapa compiler tersebut, untuk pembelajaran buku ini menggunakan FreePascal.FreePascal memiliki keunggulan yakni cocok digunakan untuk berbagai platform Sistem Operasi diantanya: DOS,Linux, Windows, FreeBSD, PalmOs dan masih banyak yang lain.
Tools ini gratis (freeware) dan dapat didownload di www.freepascal.org. Selain sebagai compiler, kita bisa langsung menggunakan FreePascal sebagai editor, sehingga kita bisa membuat dan mengedit kode sekaligus mengkompilasi menjadi sebuah aplikasi.
Dengan aplikasi inilah nantinya kita akan bekerja untuk membuat program, di awali dengan
menyusunalgoritmauntuk menentukan input, proses dan output yang dikehendaki kemudian menuliskan algoritma dalam bentuk kode program menggunakan format bahasa Pascal (mengkoding), setelah itu mengkompilasi untuk menghasilkan program dalam bentuk file berekstensi exe (excutable). Bahasan tentang Struktur Bahasa dan Kompilasi akan dikupas pada kegiatan belajar berikutnya.

Video Penggunaan Pascal Bagi Pemula :


sumber : modul Pemrograman Dasar SMK-X Smt 2




Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Selamat pagi, Selamat Siang, Selamat Malam semuanya.
Kali ini kita akan membahas tentang bagaimana cara pembuatan tabel menggunakan HTML. Untuk membuat tampilan website kita lebih bagus maka kita dapat menggunakan tabel agar informasi yang ditampilkan di web kita lebih teratur, mudah dibaca , ringkas dan pastinya akan lebih menarik.



Untuk membuat tabel, HTML menyediakan tag <TABLE>. Dalam tag <TABLE> terdapat attribute seperti berikut :

Atribut
Fungsi
Border Menentukan ukuran border /garis tabel
WIDTH Menentukan lebar tabel
HEIGHT Menentukan tinggi tabel /garis tabel
BGCOLOR Menentukan background tabel/garis tabel
BACKGROUND Menentukan gambar yang digunakan untuk background tabel/garis tabel
COLOR Untuk mengatur warna suatu sel dalam tabel
ALIGN Mengatur bentuk perataan horisontal
VALIGN Mengatur bentuk perataan vertikal
ROWSPAN Menggabungkan beberapa baris
COLSPAN Menggabungkan beberapa kolom
CELLSPACING dan CELLSPADDING Mengatur spasi antarsel dan spasi dalam sel

Membuat tabel sederhana

Perhatikan video pembuatan Tabel menggunakan HTML dibawah ini, selamat menikmati :



Membuat judul tabel

Judul tabel dibedakan menjadi tiga macam , yaitu judul tabel, judul kolom table dan judul baris table.
Judul tabel atau biasa disebut caption terletak dibagian luar tabel, caption bias berada dibawah atau diatas tabel, tetapi tidak bisa dibagian kiri atau kanan luar tabel. Judul tabel dibuat dengan menggunakan elemen CAPTION yang biasanya diletakkan setelah tag awal <TABLE>.

Judul kolom atau judul baris dibuat dengan elemen yang sama yaitu elemen Table Header <TH>. Judul kolom terletak pada sel disebelah kiri atau kolom pertama suatu tabel, sedangkan judul baris terletak pada baris pertama suatu tabel. Untuk membuat judul kolom gantilah atribut <TD>..</TD> pada kolom pertama dengan tag <TH...</TH>. Sedangkan untuk membuat judul baris gantilah atribut <TD>...</TD> pada kolom pertama dengan tag <TH>...</TH>

Contoh - Listing HTML :

<HTML><HEAD>
<TITLE> *** MEMBUAT TABEL *** </TITLE>
</HEAD>
<BODY>
<table border=1>
<caption align=top>
<b> DAFTAR ALAMAT </B>
</caption>
   <tr>
      <th>No. </th>
        <th> Nama </th>
      <th> Alamat </th>
    </tr>
   <tr>
    <td>1.</td>
    <td> Soraya Khairani</td>
    <td> Jl. Asrama 2 </td>
   </tr>
   <tr>
    <td>2.</td>
    <td>Melani Arsyi</td>
    <td>Jl. Aksara 78 </td>
   </tr>
 </table>
</BODY>
</HTML>

Hasil Listing-1:


Mengatur Lebar dan Tinggi Suatu Tabel

Lebar suatu tabel diatur dengan menggunakan atribut WIDTH dan untuk tinggi table dengan atribut HEIGHT. Jika atribut width dan height digunakan dalam elemen TABLE nilainya menunjukkan lebar dan tinggi tabel terhadap browser sedang jika digunakan pada elemen TH dan TD, nilainya merupakan lebar dan tinggi dari suatu tabel. Nilai dari atribut tersebut ada dua yaitu menggunakan ukuran % (max 100%) dan ukuran pixel. Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh berikut :



Algoritma 

(foto dari google)

Untuk masalah dengan instansiasi yang kecil, kita dapat menemukan solusinya dengan mudah dan cepat. Bagaimana kalau instansiasi masalah berukuran besar ? Misalnya pada masalah pengurutan, jika n = 1000 jelas tidak mudah mengurutkan data sebanyak itu. Oleh karena itu, kita perlu menuliskan prosedur yang berisi langkah-langkah pengurutan sehingga prosedur tersebut dapat 'dijalankan' oleh sebuah pemroses (komputer , manusia, robot, dan sebagainya) untuk menghasilkan solusi setiap instansiasi masalah pengurutan. Kita katakan langkah-langkah pengurutan itu untuk memecahkan masalah. Prosedur yang berisi langkah-langkah penyelesaian masalah disebut algoritma.

Terdapat beberapa defenisi lain dari algoritma, tetapi pada prinsipnya senada dengan defenisi yang diungkapkan di atas yang kita kutip dari berbagai literatur, antara lain :

Algoritma adalah deretan langkah-langkah komputasi yang mentransformasikan data masukan menjadi keluaran [COR92].

Algoritma adalah deretan instruksi yang jelas untuk memecahkan masalah, yaitu untuk memperoleh keluaran yang diinginkan dari suatu masukan dalam jumlah waktu yang terbatas. [LEV92].

Algoritma adalah prosedur komputasi yang terdefenisi dengan baik yang menggunakan beberapa nilai sebagai masukan dan menghasilkan beberapa nilai yang disebut keluaran. Jadi, algoritma adalah deretan langkah komputasi yang mentransformasikan masukan menjadi keluaran [COR89].

Dalam kehidupan sehari-hari kita banyak menemukan langkah-langkah pengerjaan sesuatu meskipun kita tidak menyebutnya sebagai algoritma :
"Itu bukan algoritma, tapi cara melakukan sesuatu". Contohnya resep membuat masakan (terdapat di dalam tabloid, majalah, atau buku resep masakan), panduan praktikum (terdapat di dalam majalah wanita), langkah-langkah mengaktifkan voucher pulsa ponsel (terdapat di belakang kartu prabayar), cara mencari saluran (ditulis di buku panduan TV), cara merakit barang elektronik, dan sebagainya.

Contoh langkah-langkah pengerjaan di dalam resep masakan :
1. Tuangkan satu gelas santan ke dalam wajan
2. Masukkan bumbu-bumbu yang sudah dihaluskan, aduk hingga merata.
3. Tambahkan garam, merica, dan kecap asin.
4. Masak dengan api sedang sambil duduk.

Langkah-langkah yang kita tuliskan di atas itulah yang disebut algoritma. Meskipun kita tidak menyebutkan langkah-langkah pengerjaan itu sebagai algoritma, tetapi dalam konteks ini semua di atas adalah algoritma.


Sejarah Algoritma

Algoritma adalah jantung ilmu komputer atau informatika. Banyak cabang dari ilmu komputer yang diacu dalam terminologi algoritma, misalnya algoritma perutean (routing) pesan di dalam jaringan komputer, algoritma bresenham untuk menggambar garis lurus (bidang grafika komputer), algoritma Knuth-Morris-Pratt untuk mencari suatu pola di dalam teks (bidang information retrieved), dan sebagainya.

Ditinjau dari asal usul kata, kata "Algoritma" sendiri mempunyai sejarah yang cukup aneh. Kata ini tidak muncul di dalam kamus Webster sampai akhir tahun 1957. Orang hanya menemukan kata algorism yang berarti proses menghitung dengan angka-Arab [KNU73]. Para ahli bahasa berusaha menemukan asal kata algorism ini namun hasilnya kurang memuaskan. Akhirnya para ahli sejarah matematika menemukan asal mula kata tersebut. Kata algorism berasal dari nama penulis buku Arab yang terkenal, yaitu Abu Ja'far Muhammad ibnu Musa al-Khuwarizmi (al-Khuwarizmi dibaca orang barat menjadi algorism). 

Al-Khuwarizmi menulis buku yang berjudul  Kitab al jabar wal-muqabala, yang artinya "Buku pemugaran dan pengurangan" (The book of  restoration and reduction). Dari buku ini juga ditemukan kata "aljabar" (algebra). Perubahan kata algorism menjadi algorithm muncul karena kata "algorism" sering dikelirukan dengan -arithmetic, sehingga akhiran -sm berubah menjadi -thm.

Pada tahun 1950, kata algoritma pertama kali digunakan pada "algoritma Euclidean" (Euclid's algorithm). Euclid, seorang matematikawan Yunani (lahir pada tahun 350 M), dalam bukunya yang berjudul Element menuliskan langkah-langkah untuk menemukan pembagi bersama terbesar (common greates divisor atau gcd), dari dua buah bilangan bulat, m dan n [KNU73].


Program dan Pemrograman

Agar komputer mengerti perintah yang dimaksudkan, maka perintah tersebut harus ditulis dalam bahasa yang dipahami olehnya. Oleh karena itu, algoritma harus ditulis dalam bahasa khusus, yaitu bahasa komputer. Algoritma yang ditulis dalam bahasa komputer dinamakan program. Bahasa komputer yang digunakan dalam menulis program komputer disebut bahasa pemrograman. Orang yang membuat program komputer disebut programmer/pemrogram, dan kegiatan merancang dan menulis program disebut pemrograman. Di dalam pemrograman ada aktivitas menulis kode program, kegiatan ini dinamakan coding.

Demikian informasi singkat tentang Algoritma dan Pemrograman, Semoga Bermanfaat
Previous PostPostingan Lama Beranda